Rabu, 05 Februari 2014

Negara setelah Pancasila

Negara setelah Pancasila 
 Monday, March 18, 2013 9:22:57 AM 

Negeri ini sekarang diramaikan oleh penangkapan koruptor, pilkada, dan BBM. Setelah runtuhnya orde baru keadaan negeri ini tidak lebih baik dari pada masa orde baru. Kalau pada masa orde baru yang ada kekuasaan tunggal, yakni presiden Soeharto, yang mendapat dukungan penuh dari militer dan akademis, yaitu para jendral, politikus, cendikiawan yang loyal terhadap soeharto. Setelah soeharto diruntuhkan lawan politik yang dibantu oleh para mahasiswa, para loyalis soeharto lari meninggalkan soeharto seorang diri dan akhirnya mengundurkan diri. Pada masa itu, masa yang disebut Reformasi ini merupakan masa kegelapan bagi soeharto dan loyalisnya, tetapi jaman kemasan bagi lawan politik soeharto, para tokoh jurnalis dengan medianya. Mereka mengkritik habis-habisan keluarga soeharto, sampai soeharto sakit-sakitan akhirnya meninggal dunia. Namun kasus hukum soeharto dan kroninya tak pernah tersentuh, keluarga soeharto dan kroninya masih kaya raya, apalagi kroninya yang sekarang memegang kekuasaan, sekarang justru mengendalikan kekuasaan dan hukum. Isue reformasi sekarang telah dialihkan, dari kepentingan rakyat berubah menjadi kepentingan diri sendiri dan partai. Wakil rakyat dan pemerintah kongkalikong menghabiskan uang kesejahteraan rakyat. Kini mereka satu per satu dipanggil oleh KPK sebagai tersangka korupsi. Lebih mengerikan sekarang pejabat kepolisian yang tersangkut korupsi, hartanya luar binasa. Mungkin benar kata Gus Dur, tidak ada polisi yang jujur kecuali polisi tidur dan ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar